Hidup Bersama

0
204
views
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Aku baru saja pulang kerja dan hendak berbelok ke dalam gang menuju rumahku ketika aku melihat sepasang suami istri yang bersama-sama keluar dari rumah. Mereka baru menikah beberapa bulan lalu, di usia mereka yang tak bisa dikatakan muda lagi dan status mereka sebelumnya. Tidak ada hal yang aneh dari apa yang mereka lakukan. Hanya saja tiba-tiba muncul pertanyaan di kepala.

“Sebenarnya, apa alasan mereka memutuskan menikah dan hidup bersama?”

“Apa yang mereka harapkan dari hidup bersama? Bahagia selamanya? Keamanan? Kenyamanan? Kekayaan? Keturunan?”

Bermacam- macam jawaban mulai muncul di kepala, berdatangan begitu saja.

“Karena cinta, aku akan hidup bahagia bersamanya.”

“Karena dia kaya, aku tak akan hidup susah bila bersamanya.”

Atau jawaban paling umum yang sering di ucapkan dan paling sering kudengar.

“Aku ingin ada seseorang yang selalu mencintai dan menemaniku.”

Dengan kata lain, yang aku artikan sendiri.

“Aku hidup bersamanya agar aku tak kesepian.”

Bila mengingat pelajaran sosial tentang teori bahwa manusia adalah makhluk sosial yang hidup bergantung dengan manusia lainnya, alasan apa pun yang membuat dua orang memutuskan untuk hidup bersama akan mudah untuk diterima begitu saja. Tapi, tetap saja. Akan selalu ada alasannya.

Kemudian, bila suatu saat nanti akan berada pada posisi untuk memilih. Apa alasan yang harus dipilih ketika memutuskan untuk hidup bersamanya? Cinta? Status? Kekayaan? Atau karena takut kesepian?

(Ms. Anonymous)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here