The U Factor

13
242
views
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

“Kita selalu membanggakan pengorbanan kitalah yang paling besar tanpa menanyakan nyamankah kamu berada di sampingku?” -Cleo

If you have to force it, leave it!

Itu adalah quote favorit gue dari seseorang di Twitland. Si  Cleo. Tweet ini bikin gue teringat 2 tahun yang lalu, merasa sudah baik, tetapi ternyata gue lupa bertanya “Nyamankah kamu berada di sampingku?” Mungkin jawabannya pada waktu itu sudah, “Enggak nyaman banget.” Orang yang paling berpengaruh dan bisa membuat hubungan baik atau buruk adalah diri kita sendiri. Makanya penting banget buat kita untuk terus membina komunikasi dengan pasangan.

Back in 2014

Hubungan selama dua tahun yang semula gue pikir kami betul-betul cocok dan bisa saling membangun satu sama lain, ternyata harus berakhir karena kami mem-value sesuatu yang ternyata sangat berbeda. Buat dia, penting banget buat tinggal bareng sama gue, tetapi buat gue, hal itu bisa ditunda beberapa saat lagi.

Patah hati. Hati gue bener-bener hancur rasanya. Gue pikir, gue sudah ketemu seseorang yang bener-bener cocok sama gue. Ternyata dia lebih memilih orang lain  dan kehilangan perasaannya buat gue, dan ternyata dia nggak merasa cocok dengan gue. Gendut, nggak berkembang  di kantor lama, dan nggak mau pindah kantor adalah beberapa hal yang membuat dia nggak nyaman lagi bersama dengan gue. Salahnya gue saat itu adalah nggak mengkomunikasikan hal ini baik-baik dengan pasangan.

Semuanya berakhir karena akhirnya dia kehilangan perasaan. Sama sekali nggak disangka ada akhir yang seperti ini. Apalagi kami membangun karier dan hubungan dari awal. Gue berjanji pada diri gue sendiri untuk menulis apa yang gue rasakan ketika bisa mengerti makna dari kejadian ini dan menemukan seseorang yang benar-benar penting dan mengisi hari-hari gue lagi.

2016 – You are my best present

Hari ini tiba, hari dimana gue bertemu sama seseorang yang bikin gue mengerti, kenapa gue harus mengalami kejadian-kejadian di 2014. Kejadian-kejadian itu bikin gue ngerti bagaimana kita lebih menghargai seseorang. Hal terpenting yang gue pelajari dan bisa gue share adalah the art of listening and communication. Hubungan adalah tentang dua orang. Bukan orang yang sempurna, tetapi orang yang mau saling berusaha untuk bersama-sama membangun sebuah hubungan, bersama-sama mengenali nilai satu sama lain.

Gue sekarang ngerti kenapa ex gue waktu itu selingkuh dan gue bisa terima kok. Memang dia bukan orang yang tepat buat gue, tapi berkat pelajaran dari dia, gue bisa ketemu partner yang sekarang. Kalo gue nggak ditinggalin, mana bisa gue jadi lebih baik. Tetap saja gendut, ada di comfort zone, dan santai-santai.

Hubungan gue dan Lyn bener-bener kaya best friend, bisa ngomong seenaknya nggak pakai filter dan nggak usah jaga omongan tanpa ambek-ambekan. Komunikasi kami sangat bagus, terbagus di antara semua orang yang pacaran sama gue, secara kaya BFF kan, apapun dia omongin ke gue dan gue pun sebaliknya.

Ternyata komunikasi adalah hal yang sangat penting di suatu hubungan. Menurut gue, 90 persen masalah dalam sebuah hubungan adalah komunikasi, selain karena masalah keuangan, dan faktor lainnya. Kenapa? Karena dengan komunikasi, gue dan partner bisa saling tahu isi hati masing-masing, bisa tahu maunya gimana. Makanya selain harus jadi teman yang baik, kita juga harus buang cewek matre ke laut. Gue memang benci banget sama cewek matre yang bergantung sama pasangannya banget. Buat gue orang-orang kayak begini cocoknya di laut aja.

Balik ke topik, meski sudah jadian, penting banget  buat kita untuk terus menjadi the best of ourselves.

Berikut poin-poin yang gue pelajari dari kegagalan hubungan sehingga bisa jadi gue yang sekarang:

To know your partner. Be the right person not searching the right one.

Pelajari partner kita sukanya apa, partner kita ya, bukan kita. Jangan egois dan maunya dingertiin terus.

1.      Rumah jauh mintanya disamperin terus. Tahu nggak sih capeknya nyetir?

Apabila lo dan pasangan lo rumahnya berjauhan jaraknya, janganlah sampai dia yang selalu nyamperin lo. Kasian dia, apalagi kalo dia tinggal di Ibu Kota yang nggak pernah nggak macet. Toh sekarang yang namanya transportasi umum sudah mggak susah dicari. Ada kereta, ada Grab Car, ada GoJek, ada pesawat buat yang jarak rumahnya jauh banget.

Iya, mungkin dia nggak minta dan melarang kamu untuk nyamperin dia karena kasihan sama kamu yang harus capek naik kendaraan umum demi nyamperin dia. But, kalau bisa sesekali gantianlah nyamperin dia. Trust me, dia bakalan seneng banget sama hal itu dan trust me again, kalau lo nggak pernah berubah dan nggak ada usaha untuk gantian samperin dia sesekali, lama-lama dia bisa akan merasa lelah. Apalagi kalau yang jauhnya jarak rumah udah nggak bisa ditempuh dengan mobil, berat di ongkos. Remember, your partner is not your driver nor your boss who has a lot of money to pay plane ticket.

2.      Berasa beban paling berat mintanya didengerin terus keluhannya.

Kalian berdua sebagai pasangan harus sadar, kalian punya masalah masing-masing. Cuma mungkin memang ada orang yang nggak selalu mau cerita masalahnya. Tapi bukan dengan begitu, lo merasa jadi manusia termalang di dunia. Kayaknya masalah nggak habis-habis dan kerjaan lo tuh ngeluh, ngeluh, dan ngeluh setiap harinya. Dan pacar lo tuh hidupnya enak, kayaknya nggak ada beban. Helo? Lo yakin? You need to put youself in her shoes first, then you can judge her.

3.      Berasa diri sendiri paling benar

Nah ini juga penting banget! Jangan sekali-sekali merasa menjadi yang paling benar. Ingat, relationship is consist of two people. Jadi nggak ada yang namanya dia yang paling benar atau diri sendiri yang paling benar. Apapun juga masalahnya, lo berdua harus bisa komunikasikan berdua. Ambil jalan tengah yang kalian berdua pikir itu adalah yang terbaik.

Kita harus fokus untuk mendengarkan dan mengerti kemauan pasangan kita, dan penting banget untuk bertanya, “Nyamankah kamu berada di sampingku?” Jangan-jangan sebenarnya ada yang mengganggu tapi kita nggak sadar.

Perselingkuhan vs Pertemanan

Kenapa orang berselingkuh? Gue belajar, orang berselingkuh bukan hanya karena orang tersebut digoda. Bisa jadi sebenarnya dia sudah nggak nyaman sama lo, nggak bisa ngomongin beban pikiran dan batin dia secara baik-baik sama lo karena pasti akhirnya berantem dan nggak menemukan jawabannya. Lalu akhirnya dia mencari orang lain untuk bercerita alias curcol, yang mungkin tujuan awalnya hanya sekadar meringankan beban batin dan pikiran dia aja. Capek juga kan kalau ada beban tapi nggak ada tempat buat sharing.

Mestinya hubungan yang terpaksa gitu sih diputusin saja ya, buang-buang waktu, tenaga, hati, dan otak. Tapi bisa jadi nggak tega atau takut mutusinnya makanya akhirnya perselingkuhan bisa terjadi. Makanya penting untuk tetap menjadi teman yang baik atau BFF meski statusnya sudah pacaran, supaya komunikasi berdua jadi bisa lancar. Nggak takut untuk mengungkapkan apa yang jadi beban pikiran dan hati, dan lo pun bisa menempatkan diri lo jadi dia ketika ingin menanggapi curhatannya.

Tetap memperhatikan outwear dan memperhatikan bentuk tubuh

Katanya cinta nggak melihat fisik. Tapi tentunya kita harus memperhatikan cara berpakaian. Kalau fisiknya nggak bagus, gimana mau demen lihatnya berbulan-bulan dan bertahun-tahun mendatang. Meski sudah punya pacar, kita tetap harus memperhatikan diri kita dong! Apalagi pas ketika pacar lo sempet komplain, “Kamu kalau pakai baju begini kurang enak diliat deh. Coba pakai baju yang begitu.” Bisa juga, “Kok kamu sekarang jadi gendut sih? Coba diet.”

Btw, bukan berarti gue menganjurkan lo semua supaya jadi takut sama pacar atau nurut banget sama pacar. Bukan. Bukan begitu kok maksudnya. Yang gue maksud itu adalah lo harus bisa mikir kenapa pacar lo bisa komplain begitu ke elo. Apa iya emang bener style berpakaian kamu jelek? Kalau kamu berasa keren-keren saja, kamu bisa bertanya ke temen-temen. Terus kalau mereka menjawab nggak jelek-jelek amat, kamu bisa bertanya langsung sama pacarmu. Toh dia pacarmu, kamu takut apa?

Kamu juga jadi bisa mendengarkan alasannya kenapa dia komplain begitu. Kalau masuk akal, seperti dia pengen style pakaianmu diubah supaya kamu jadi bisa terkesan lebih professional di dunia kerja, supaya kamu terlihat lebih menarik di mata orang tuanya dia, dan lain-lain. Kalau begitu sih menurut gue adalah komen yang membangun. Tapi, kalau alasannya dia mengubah style pakaianmu hanya karena dia berasa malu pamerin kamu di depan teman-temannya, suruh dia ke laut aja deh, hahaha..

Contoh satunya lagi, gendut. Kamu boleh tanya ke teman-temanmu atau ke cermin, benar nggak sih kamu tuh gendut. Kalau ucapan dia itu masuk akal karena kamu memang benar gendut, itu salah satu komen yang bersifat membangun juga. Karena gendut itu riskan terhadap penyakit.

Kesimpulannya, walaupun sudah berstatus pacarnya dia, lebih baik kalau dia komplain tentang gaya pakaianmu, bentuk tubuhmu, kamu dengarkan baik-baik. Toh dia komplain itu pasti karena ada suatu alasan, kan? Kamu juga pasti pengennya pacarmu tetap menjaga penampilan dan bentuk tubuh toh?

Gosip vs Fakta

Yang namanya pacaran, apalagi sesama cewek yang suka bergosip, pasti ada banyak gosip-gosip beredar. Di sini rasa kepercayaan dan keterbukaan antara lo dan partner diuji. Kenapa? Karena pasti ada aja gosip nggak benar tentang pacar lo yang beredar dan sebagai pacar yang baik, lo jangan sampai percaya begitu saja. Walaupun orang yang menyampaikan gosip ini adalah temen baik lo, kalau merasa gosipnya nggak penting atau lo yakin itu gosip nggak benar, ya sudah biarkan saja. Namanya juga gosip, nanti juga pasti hilang dengan sendirinya.

Namun kalau ternyata gosip itu mengganggu, lo sebaiknya tanya langsung sama pacar. Nggak usah berasa nggak enak hati atau takut pacar marah, toh lo cuma mau konfirmasi saja dan ini juga untuk menenangkan hati lo. Gue yakin kalau hubungan kalian benar-benar bagus, pasti dia bakalan jujur dan terbuka dengan lo, apapun masalahnya.

Posesif vs Santai

Di mana-mana pasti kalian maunya punya hubungan yang santai, kan? Mana ada yang mau punya hubungan dimana salah satu ada yang sangat posesif? Nah, jadi kalian juga jangan sampai menjadi pacar yang posesif dan pada akhirnya hanya akan bikin pacar nggak betah.

Ciri-ciri posesif:

1.      Melarang pacar berteman. Alasannya: Bukan melarang tetapi masalahnya si teman bersikap genit sama pacar lo. Lucunya, semua teman dia, lo anggap centil dan genit sama pacar lo.

2.      Harus melapor ke mana pun juga dia pergi, sama siapa, pulang jam berapa. Kamu juga mengecek dia beberapa menit sekali. Bahkan kalau perlu, dia bisa mengirimkan bukti foto dia dan teman-temannya atau bukti lokasi dia berada (share location).

3.      Gampang curiga. Ketika kalian lagi asik chat terus dia nggak balas cukup lama, atau dia sudah kasih kabar ke kamu bahwa dia lagi ada urusan sama siapa lalu dia cukup lama nggak chat. Kamu langsung curiga dia selingkuh, dia lagi pergi sama yang lain, dia berbohong, dan lainnya. Padahal kan bisa saja dia nggak balas chat karena dia ketiduran.

4.      Dan lain-lainnya

Jadilah pacar yang baik jangan posesif, santai saja. Toh kalau dia sayang sama kamu, dia nggak bakalan tega jahatin kamu, kan?

So, dari 4 poin yang gue pelajari dari kegagalan hubungan sebelumnya sehingga gue bisa jadi yang sekarang ini, sebenarnya cuma ada satu faktor yang menyebabkan hubungan ini gagal, yaitu diri sendiri. Karena yang namanya pacaran itu pasti ada perselisihan pendapat, emosi, cemburu, dan sebagainya. Tetapi kalau kita bisa untuk tidak bersikap egois dan menempatkan diri kita di posisi partner kita, komunikasi pasti bisa berjalan dengan baik dan bagus. Jadi pesan gue, selalu utamakan komunikasi antara lo dan pasangan. Lancarkan komunikasi itu, kesampingkan sikap egois diri kalian masing-masing.

 

“Communication is key. Two people can be in the same relationship and yet see it in two different ways” –Hplyrikz.com

“In relationship, when communication starts to fade, everything else follows.” -Curiano.com

(Mell, @mell_latte)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

13 COMMENTS

  1. Thanks for the good writeup. It if truth be told was a leisure account it. Glance complex to more introduced agreeable from you! By the way, how could we keep in touch?

  2. You are totally correct! I liked reading through this article and I will certainly return for more straight away. My own internet site is on the subject of shareit app download, you can have a look if you’re still interested in this.

  3. Howdy, I’m truly thrilled I found this website, I really found you by error, when I was looking on Google for vshare for iphone. Regardless I am here right now and would just love to say cheers for a marvelous posting and the all around entertaining blog (I also adore the design), I do not have time to go through it entirely at the moment but I have saved it and also added the RSS feed, so whenever I have time I will be back to browse a great deal more. Make sure you do continue the great job.

  4. I’m really intrigued to know just what website system you have been using? I am experiencing several slight protection problems with the latest blog on vshare iphone download and I’d like to find one thing more risk-free. Are there any recommendations?

  5. You’re completely right! I enjoyed looking through this info and I will come back for more as soon as possible. My own website is on the subject of shareit download for pc, you might take a look if you happen to be interested in this.

  6. I’m really interested to discover which site platform you are utilizing? I’m having a few small protection difficulties with our latest website regarding shareit lenovo so I’d like to find one thing much more risk-free. Have any alternatives?

  7. You are absolutely right and I understand you. When you wish, we can also chat regarding appvn app, something which intrigues me. The website is certainly awesome, take care!

  8. Appreciating the time and energy you put into this website and thorough info you present. It really is amazing to find a blog from time to time which is not the similar obsolete rehashed stuff. Excellent read! I’ve bookmarked your site and I’m including your RSS feeds to our happy birthday webpage.

  9. Thanks for your own effort on this site. Kim take interest in setting aside time for research and it is easy to see why. Many of us hear all relating to the compelling tactic you convey simple guidelines by means of this website and in addition cause contribution from other people about this subject matter and our favorite daughter is without question learning so much. Take advantage of the rest of the year. You have been performing a brilliant job.

  10. Appreciating the time and energy you invested in your site and in depth information you present. It is wonderful to discover a website now and then that is just not the same expired re-written stuff. Great read! We have saved your website and I am including the RSS feeds to my videoder beta apk site.

  11. There are great developments on the design of this website, I definitely love it! My website is regarding shareit pc and currently there are a lot of stuff to be done, I’m yet still a beginner in web development. Cheers!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here