To be Emotionally Independent

132
4130
views
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Di suatu Minggu sore yang cerah, aku tak menduga akan mendapatkan kabar buruk. Adikku didiagnosis mengidap Lupus. Masih tahap awal memang, tapi semua indikasi mengarah ke sana. Hatiku berkeping-keping. Setelah menutup telepon, aku menangis sepanjang hari.

Death is one time thing. Kita memang tak punya pilihan, kita hanya bisa menghadapinya dan move on. Namun melihat seseorang yang sangat kita sayangi harus menderita dalam jangka waktu yang sangat lama, ah, terpukul rasanya.

Adikku adalah seorang Ibu rumah tangga. Sebelum punya anak, dia bekerja. Tapi sekarang dia lebih memilih membesarkan anak dan mengurus suami. Seperti halnya ibuku, keduanya memiliki persamaan dalam banyak hal, termasuk masalah kesehatan. Mama sakit infeksi usus yang menahun dan sesekali bisa kumat. Dia sudah bolak balik harus menginap di rumah sakit hingga beberapa kali dalam hidupnya.

Beberapa waktu lalu, penyakit Mama kumat. Kami sudah bersiap-siap kalau misalnya Mama harus nginap lagi di rumah sakit. Ini yang dikatakannya kepadaku,

“Mama sudah memutuskan. Mama pengen seperti kamu dan ikutin nasihat kamu. Nanti Mama di rumah sakit nggak usah ada yang jagain ya, kalian beraktivitas seperti biasa. Kalau malam aja kalian gantian jaga… “

Aku memang sering bilang sama Mama untuk mandiri dan jangan berharap orang lain selalu ada untuk menjaga dia. Mama harus punya keberanian untuk menghadapi setiap masalah sendiri. Aku jahat ya? It sounds like it.

Jadi begini, aku sudah tidak tinggal bersama keluarga selama 16 tahun. Selama itu pula, aku harus mengurus diriku sendiri. Aku pernah dalam situasi di mana aku harus menyeret diriku sendiri ke rumah sakit, menjalani berbagai tes dan masuk rumah sakit tanpa ada keluarga atau teman yang mendampingi. Aku meminta orang kantor untuk tidak memberitahu apapun kepada keluarga, karena, satu, mereka tinggal jauh dari Surabaya, 12 jam perjalanan kereta. Kalau mereka di sini pun, siapa yang akan menemani mereka ke sana kemari? Dua, yang benar-benar kubutuhkan adalah istirahat. Orang yang tinggal di rumah sakit itu butuh istirahat. Dan akan susah istirahat ketika aku harus mengkhawatirkan mereka.

Itu hal sederhana saja. Aku pernah melalui hal lainnya seperti aku cuma punya uang Rp35.000 sedangkan gajian masih seminggu lagi dan aku tak tahu bagaimana bertahan dengan uang seterbatas itu di Jakarta. Aku pernah dalam kondisi di mana aku harus menumpang dari satu tempat ke tempat lainnya karena satu dua hal yang sangat pribadi. Sampai suatu masa aku mengalami kejadian yang traumatis dan harus ditangani oleh psikolog. Aku baru menceritakannya pada Mama tentang semua ini bertahun-tahun setelahnya, saat hidupku sudah bisa dikatakan stabil. Karena kutahu, akulah satu-satunya orang yang harus mengubah dan melakukan sesuatu dalam hidupku. Dan aku paham bahwa kita tidak bisa mengharapkan orang lain ada untuk kita sepanjang waktu.

Tidak. Aku tidak menginginkan serentetan peristiwa sedih macam sinetron terjadi pada Mama dan adikku, tapi aku ingin Mama dan adikku untuk mandiri secara emosi. Orang yang sakit itu pasti gampang banget sedih, murung, insecure, dan sangat negatif menilai diri sendiri. When we are in so much pain, it is easily for us to feel neglected and worthless.

Kenapa sih Papa nggak mau cuti buat jagain? Kenapa sih anak-anak nggak ada yang peduli? Apakah aku ini nggak pantas untuk disayangi? Dan sejuta hal lainnya. Dengan kata lain, kita mengharapkan orang untuk ada bagi kita 24/7 dan memenuhi ego kita. Kita membuat alasan untuk mendapatkan perhatian eksklusif karena kita sedang merasa sangat kesakitan.

Kita cenderung menaruh harapan dan kebahagiaan kita pada kehadiran orang lain. Sehingga ketika mereka tidak ada, kita kehilangan energi yang kita punya.

That’s not what I want.

Aku ingin ia bisa mandiri secara emosional. Aku ingin ia paham bahwa hanya ia  satu-satunya orang yang bisa membuat dirinya bahagia. Aku ingin ia bisa bahagia, ada maupun tak ada orang di sisinya. Aku ingin ia bertanggung jawab atas kesehatan dan kebahagiaannya sendiri.

Aku tidak mau Mama bersedih hanya karena dia terbaring sakit di rumah sakit dan Papa harus rapat. Aku ingin Mama mengerti bahwa yang dibutuhkan Mama adalah istirahat dan kasih sayang tidak hanya sekadar kehadiran. At some points, you have to allow other people to function as well.

Apakah mandiri secara emosi akan menghilangkan perasaan sedih dan insecure? Tentu saja tidak. Orang terdekatku tahu kalau aku ini adalah orang yang sangat insecure. That’s 16 years in the making and I’ve been battling that for long. Tapi jujur saja, mandiri secara emosi sangat membantu mengatur luka dan kesedihan yang kita rasakan. Kita bisa merasakan sakitnya dan merasa insecure kapan saja karena kita hanyalah manusia. Namun kita bisa dengan mudah bangkit dan mengatasi rasa sakit itu.

Jadi, di Minggu sore yang cerah itu, aku menyampaikan kepada adikku apa yang kukatakan kepada Mama. Aku tahu adikku akan menjalani hidup yang panjang dan menyakitkan. Aku tak ingin dia merasa terbebani saat berjuang untuk hidupnya sendiri. Aku ingin dia mengerti bahwa kami sangat menyayanginya dan akan melakukan apapun demi membantunya survive, bahkan walaupun kami tak berada di sisinya.

(@tempejunkie)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

132 COMMENTS

  1. I don’t know if it’s just me or if perhaps everyone else experiencing issues with your blog. It appears as though some of the written text on your posts are running off the screen. Can someone else please comment and let me know if this is happening to them too? This might be a issue with my web browser because I’ve had this happen previously. Many thanks

  2. We certainly love your website and find the vast majority of your blogposts to be just what I am seeking. Do you offer guest writers to create information for you? I wouldn’t mind producing a piece of text about shareit app download for android or even on many of the topics you’re writing about on this site. Cool page!

  3. Hello there, you’re definitely correct. I frequently look over your articles carefully. I am furthermore interested in zapya apk download, you could discuss that at times. I’ll be back soon.

  4. Thank you so much for your fantastic post! I actually appreciated it.I’ll be sure to take note of this site and will often return in the future. I would really like to encourage you to definitely keep on with the excellent job, even talk about bluestacks free download also, have a fantastic morning!

  5. I’m curious to know which site system you are working with? I’m experiencing a few slight security problems with the most recent blog regarding silly pick up lines and I would love to find one thing far more secure. Have you got any recommendations?

  6. Thanks , I have just been searching for info approximately this subject for a long time and yours is the greatest I’ve found out till now. However, what about the bottom line? Are you positive concerning the supply?

  7. Hey there! This is my first reply on your site so I just wanted to say a quick hello and say I really enjoy reading through your blog posts. Can you suggest other sites that cover videoder beta app? I am likewise pretty fascinated with this thing! Thank you!

  8. You’re entirely correct! I loved reading through this and I will certainly come back for more soon. My site is on the subject of framaroot app, you could have a look if you’re still interested in this.

  9. This is really interesting, You are a very skilled blogger. I ave joined your feed and look forward to seeking more of your great post. Also, I have shared your site in my social networks!

  10. Wow! This can be one particular of the most useful blogs We ave ever arrive across on this subject. Actually Wonderful. I am also an expert in this topic therefore I can understand your hard work.

  11. It as laborious to search out knowledgeable people on this matter, but you sound like you comprehend what you are speaking about! Thanks

  12. You can definitely see your skills in the work you write. The sector hopes for more passionate writers such as you who are not afraid to mention how they believe. At all times go after your heart.

  13. Thanks a whole lot for sharing this with all of us you essentially know what you will be speaking about! Bookmarked. Kindly also visit my web page =). We could have a link exchange contract among us!

  14. I wanted to thank you for this fantastic article, I certainly loved each and every small bit of it. I ave bookmarked your internet site to look at the latest stuff you post.

  15. Your style is so unique in comparison to other folks I have read stuff from. Thank you for posting when you ave got the opportunity, Guess I will just book mark this web site.

  16. I truly appreciate this post. I’а†ve been looking everywhere for this! Thank goodness I found it on Bing. You have made my day! Thanks again

  17. It’а†s in reality a nice and useful piece of information. I am happy that you shared this helpful info with us. Please keep us up to date like this. Thank you for sharing.

  18. It’а†s really a great and helpful piece of info. I’а†m glad that you just shared this helpful info with us. Please keep us up to date like this. Thanks for sharing.

  19. This awesome blog is without a doubt awesome and besides amusing. I have picked up a bunch of helpful advices out of this amazing blog. I ad love to return again soon. Thanks a bunch!

  20. I was suggested this web site by my cousin. I am not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my trouble. You are amazing! Thanks!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here