Atur Finansial, demi Bebas Bangkrut di Masa Depan!

85
5180
views
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Bicara tentang uang dan pendapatan memang selalu menarik. Di sisi lain, perihal kebangkrutan juga menjadi sorotan penting. Ini terutama karena kebangkrutan bisa menimpa siapa saja.

Dari data yang ada, sekitar 80 persen pemain NFL di USA bangkrut di tiga tahun pertama setelah mereka pensiun. Jika kamu berpikir bahwa income mereka sama seperti pemain sepak bola di Indonesia, kamu salah. Median income para pemain NFL ini adalah US$2 juta per tahun dengan masa karier selama kurang lebih 4 tahun. Bandingkan dengan median income kelas menengah di US yang hanya sekitar US$60.000–US$77.000 per tahun. Ini berarti pendapatan para atlet seharusnya sudah sangat cukup untuk menjamin hidupnya sampai usia pensiun. But they go broke within 3 years after retirement. Kondisinya parah banget, sampai mereka menjadi homeless atau saking stresnya dengan hidup yang dihadapi, mereka mengonsumsi obat-obatan dan melakukan tindak kriminalitas yang berakhir di penjara. Duh, jangan sampe deh kita begitu!

Tulisan ini ditujukan bagi kaum proletar dan kelas pekerja seperti aku dengan gaji pas-pasan dan terinspirasi oleh mereka, para atlet NFL, dan orang–orang di sekeliling kita yang kerjaannya pinjam uang sana-sini dengan alasan pertemanan, terus bayarnya lama dan kebanyakan alasan. Ngeselin nggak sih?

Ada beberapa hal yang bisa kita jadikan pelajaran, mengapa para atlet ini bisa sampai bangkrut padahal penghasilan mereka tidak sedikit. Kasus ini cocok dan bisa diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai pekerja dengan gaji yang terbatas. Saya tidak akan memberikan tips personal tentang bagaimana caranya mengatur keuangan kalian, karena saya yakin kalian tidak akan mendengarkan tips dari seseorang yang masih tinggal di kos-kosan (yep, that’s me). Saya akan merangkum tips yang mungkin sudah banyak dari kalian yang mengetahuinya dari berbagai ahli finansial.

Menurut Leigh Steinberg, ada lima alasan mengapa para atlet ini bangkrut setelah mereka pensiun. Pertama, kurangnya perencanaan keuangan, financial support untuk keluarga, perceraian (surprise?), gaya hidup dan spending habit, dan kurangnya perencanaan karier pasca pensiun. Mari kita bahas lima alasan penyebab kebangkrutan finansial ini dan berikut cara mengatasinya.

1. Kurangnya perencanaan keuangan

Salah satu pesan Mama yang selalu saya ingat adalah hidup itu nggak cuma hari ini, ingat besok kamu ngapain. Sama seperti si atlet NFL, terkadang kita merasa menjadi orang terkaya di dunia sehabis gajian sehingga kita cenderung membelanjakan hal–hal berdasarkan hasrat, dan bukan fungsi atau kebutuhan. It’s okay sih bagi para atlet itu, apalagi kalau hanya sesekali. Nah, masalahnya, bagi sebagian kaum pekerja, kita memiliki uang yang terbatas. Terus belanja apapun yang kita mau, hangout sana-sini, makan di tempat yang hype, membelikan pacar mobil (ok, ini lebay. Unless, kamu artis Hollywood), dan lain–lain. Tanpa sadar, baru seminggu uang gajian sudah habis. Lalu apa yang kita lakukan setelah uang gaji habis? Biasanya cari utangan sana-sini dan bayar lagi nanti pas gajian. Siklusnya akan terus begitu sampai akhirnya menjadi habit. When we hit certain age, we realize we don’t have anything for ourselves and we go broke. Inilah yang terjadi ketika kita tidak merencanakan keuangan kita dengan baik.

Untuk orang kaya yang mempunyai penghasilan kayak atlie NFL, sangat disarankan menghubungi financial planner yang sudah profesional untuk mengelola keuangan. Buat kita yang masih naik turun angkutan umum, kita bisa menggunakan metode dari LearnVest yang menyarankan prinsip 50/20/30. Rule yang melakukan pembagian gaji menjadi 3 komponen, yaitu 50 persen untuk kebutuhan dasar (essential expenses), 20 persen prioritas keuangan masa depan (financial priorities), dan 30 persen gaya hidup (lifestyle choices).

Kebutuhan dasar ini dibagi 4 kategori: tempat tinggal, transportasi, biaya penunjang (utilities), dan makan. Jadi ketika pertama kali terima gaji, sisihkan 50 persen untuk memetakan segala kebutuhan dasar, berapa biaya untuk kos (jika kamu kos), berapa biaya untuk ongkos ke san-ke mari per bulan, berapa biaya tambahan seperti bayar listrik, gas, berapa biaya untuk beli sepatu yang rusak, dan berapa biaya untuk makan selama sebulan. Ingat ya, jangan lebih dari 50 persen. Kalau lebih, coba review kembali apa yang perlu dikurangi atau bahkan dihilangkan

Setelah selesai memetakan 50 persen gaji untuk kebutuhan dasar kita, berikutnya kita alokasikan 20 persen untuk prioritas keuangan masa depan, termasuk di dalamnya adalah tabungan dan investasi. Tabungan dan investasi ini bersifat jangka panjang dan sebisa mungkin tidak digunakan sampai usia pensiun. Ada pun untuk kasus darurat, para financial planner juga menyarankan agar kita menyisihkan uang tabungan berupa emergency fund yang besarnya 3-6 bulan biaya hidup. Emergency fund ini digunakan sewaktu misalnya kita kehilangan pekerjaan, ada keluarga yang masuk rumah sakit, atau hal lainnya yang bersifat tidak bisa ditunda. Setelah memiliki tabungan darurat, mulailah untuk memikirkan investasi dan sebaiknya berkonsultasi dengan ahlinya karena aku bukan manajer investasi yang sangat fasih menjelaskan investasi yang tepat buat kamu seperti apa.

Komponen terakhir adalah 30 persen untuk gaya hidup yang meliputi hobi, entertainment, dan kegiatan kemanusiaan. Di sinilah banyak sekali di antara kita yang terjebak. We will go to this matter further later.

2. Dukungan finansial untuk keluarga dan orang-orang di sekitar kita

Family means nobody gets left behind or forgotten (Lilo & Stitch).

Apa sih yang nggak akan kita lakukan untuk keluarga tercinta? Sebagian besar kita merasa memiliki kewajiban untuk membantu keluarga besar, saudara jauh, bahkan teman. Sebetulnya tidak ada yang salah dengan itu, tetapi ya nggak perlu juga sampai harus jual rumah atau aset yang kita punya. Ingatlah bahwa kita bukan dinas sosial dan kita tidak bertanggung jawab atas hidup semua orang. Tetapkan nominal tertentu per bulannya untuk membantu keluarga dan masukkan ke dalam komponen entertainment karena ini sifatnya charitable dan bukan kebutuhan mendasar. Lalu bagaimana kalau ada keluarga/saudara yang mendadak sakit atau kecelakaan? Ya kan sudah ada emergency fund yang bisa dipakai untuk hal darurat seperti itu.

3. Asmara dan perceraian

Masih nggak percaya kalau cinta butuh uang? Coba cek cerita Mike Tyson yang gulung tikar sehabis cerai. Oke, dunia lesbian kita saat ini memang tidak kenal perceraian. Tapi banyak kisah asmara teman–teman yang berakhir tragis dan pada akhirnya bermasalah dengan keuangan seperti meninggalkan utang di sana-sini.

Memang benar bahwa cinta itu butuh modal. Liburan bareng atau sekedar nonton juga pasti keluar uang. Modal asmara ini bisa dimasukkan ke dalam komponen kebutuhan dasar dan entertainment, disesuaikan dengan kondisi dan pada apa biaya dikeluarkan. Pastikan bahwa pengeluaran untuk pacaran ini diatur bersama dan seimbang satu sama lain dan sesuaikan dengan alokasi yang sudah ditetapkan.

Terus gimana kalau misalnya pacarku masih mahasiswa? Ya nggak masalah juga. Mengatur pengeluaran bukan berarti kita kudu pelit. Mentang-mentang pacar kamu mahasiswa, nggak lantas kita pacaran di pinggir sawah atau alun-alun kota biar gratisan. Hanya saja perlu dipastikan bahwa semua expense kamu sesuai dengan alokasi. So when the romance gone wrong, you don’t go broke.

4. Gaya hidup dan spending habit yang buruk

Saya punya teman yang langganan pinjam uang, setiap tanggal 5-10 awal bulan dia pinjam dan dikembalikan tanggal 25 sehabis dia gajian. Gitu aja terus. Mungkin kalau saya tarik bunga, saya sudah kaya ya.

Alasan klasiknya adalah buat sekolah anak. Jika kamu berpikir dia adalah single mom dengan gaji UMR, you’re so wrong. Dia adalah supervisor di sebuah perusahaan, suaminya manajer IT juga, tentu income-nya lebih banget dong. Setelah saya lihat ternyata rumahnya bagus, mobil dua, motor ada dua, anjing peliharaan ada tiga, TV kabel ada tiga, pembantu ada dua orang, tiap weekend pasti pergi entah ke Anyer, Puncak, Bandung, atau sekadar keliling Jakarta. Tapi.. tapi… SPP anak kok bisa pinjam sama saya yang masih ngekos ini ya? Di sinilah saya berpikir bahwa, orang yang suka pinjam uang itu sebenernya bukan orang susah, tapi orang yang tidak bisa mengatur uang.

Seringkali kita terjebak gengsi dan iri akan kesuksesan orang lain yang terlihat dari luar. Sehingga kita berusaha menjadi seseorang. At some points, sure you can go have fun and spend whatever money to entertain yourself. However, remember that you are not living just for today. Terutama kita sebagai pekerja swasta yang sangat rentan dengan perubahan ekonomi global. Pastikan bahwa, biaya pacaran, TV kabel, internet, jalan–jalan, hobi, shopping, kegiatan sosial, dan biaya lain-lain hal yang sifatnya tidak terlalu penting dan dapat ditunda, tidak lebih dari 30 persen total income.

5. Perencanaan karier pasca pensiun

Pernah gak sih kepikiran habis pensiun mau ngapain? When you’re on your twenties, not sure. But when you hit 30-something, you become a little bit paranoia.

Para atlet NFL, lebih banyak melakukan kegiatan hura-hura saat sukses. Mereka tidak kepikiran sama sekalian bagaimana mereka akan tetap produktif setelah era mereka selesai. Kalau mau contoh yang bagus, contohlah David Beckham. Meskipun sudah pensiun dari sepakbola, hidup nya tetap saja makmur (dan ganteng!). Kenapa? Karena dia memiliki brand dan image yang bagus yang dia bangun dari sejak menjadi pemain bola (thanks to Posh Spice!). Dia memastikan, selain jadi pemain profesional, dia juga menjadi seleb di olah raga. Status seleb masih tetep bisa dia jual saat dia sudah pensiun sekarang dengan banyaknya endorsement.

Hal ini bukan berarti bahwa sekarang kamu customer service terus nanti alih profesi jadi seleb. Kegiatan yang realistis ajalah seperti merintis usaha kecil-kecilan dari sejak dini. Bisa dimulai dengan hal apa yang paling kamu sukai. Sahabatku seorang CS di perusahaan, dia hobi banget berenang, dan sekarang dia buka kelas privat renang setiap weekend. Sahabatku lainnya, dia seorang banker tapi hobi make-up, sekarang jadi make-up artist dan ambil job tiap weekend. Intinya sih, mencoba memulai sesuatu dari hal yang paling disukai dan mudah dikerjakan.

Oke, sepertinya sudah cukup panjang. Sampai di sini dulu dan semoga bermanfaat.

(@tempejunkie)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

85 COMMENTS

  1. Greetings, I believe your web site could possibly be having internet browser compatibility issues. When I take a look at your blog in Safari, it looks fine however, if opening in Internet Explorer, it has some overlapping issues. I simply wanted to provide you with a quick heads up! Apart from that, great blog!

  2. Write more, thats all I have to say. Literally, it seems as though you relied on the video to make your point. You clearly know what youre talking about, why waste your intelligence on just posting videos to your weblog when you could be giving us something enlightening to read?

  3. Great beat ! I would like to apprentice while you amend your website, how could i subscribe for a blog web site? The account helped me a acceptable deal. I had been a little bit acquainted of this your broadcast provided bright clear concept

  4. Thanks , I’ve just been looking for information approximately this topic for ages and yours is the greatest I’ve came upon so far. But, what about the conclusion? Are you sure concerning the supply?

  5. Hi there! I just wanted to ask if you ever have any trouble with hackers? My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing a few months of hard work due to no back up. Do you have any solutions to stop hackers?

  6. EcN2AM This particular blog is definitely cool and also factual. I have picked a bunch of helpful things out of this blog. I ad love to return again and again. Thanks a bunch!

  7. Your style is very unique in comparison to other folks I have read stuff from. I appreciate you for posting when you ave got the opportunity, Guess I all just bookmark this site.

  8. This awesome blog is really entertaining and besides diverting. I have chosen many helpful things out of this amazing blog. I ad love to return again and again. Thanks a bunch!

  9. Your style is really unique compared to other people I ave read stuff from. I appreciate you for posting when you have the opportunity, Guess I will just bookmark this web site.

  10. Wow, fantastic blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look easy. The overall look of your website is excellent, let alone the content!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here